Senin, 05 Mei 2014

Keruntuhan Kristen

Awal Yesus mengajar, beliau memberitakan Injil Ibrani, yang dikenal dengn Injil Ebionit. Yang kemudian ditulis oleh Matius dalam bahasa Ibrani, bukan Injil Matius yang sekarang dipergunkan umat Kristen saat ini, yaitu Injil yang ditulis dalam bahasa Yunani. Dan Paulus menyebutnya dengan "Injil Kristus."
Flp1:27

Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku 
datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh 
berdiri  dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil,
Injil Ibrani itulah, Injil Yesus yang asli, yang ia beritakan secara lisan sewaktu ia mengajar dahulu, bukan Injil-Injil yang sekarang, yang digunakan umat Kristen saat ini, seperti Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes serta surat-surat Paulus.

Yesus tidak mengenal dan tidak pernah pula menggunakan, Inji-Injil yang dipergunakan oleh umat Kristen saat ini. Bagaimana mungkin Yesus mengenal dan mempergunakan Inji-Injil yang dipergunakan umat Kristen saat ini, karena Injil-Injil tersebut baru diulis orang setelah Yesus dangkat ke langit.









































Mengapakah Bisa Terjadi? Umat Kristen Menyembah Nabinya Nasrani? Yesus

Bible Mengatakan, Tidak Ada Satu pun Umat Kristen Indonesia yang Akan Masuk Surga

Ditulis Oleh: Bobby Saiya, 27 Maret 2014 pukul 8:10

Disebutkan dalam Bible, bahwa pengikut Yesus yang akan masuk sorga hanyalah 144.000 orang saja, itupun hanya dari orang-orang Israel saja, selain dari orang-orang Israel tentu Yesus tidak mau bertanggung jawab. Ini menurut Bible.

Melihat angka yang hanya 144.000 yang akan masuk sorga dari pengikut Yesus, tentu memberikan tanda tanya besar, bagaimanakah dengan orang-orang Kristen yang jumlahnya dua milyard lebih di dunia saat ini?
Apakah mereka akan masuk sorga? Seperti keyakinan mereka? Ternyata Yesus menjawabnya, tidak.

Tidak ada satu pun pintu Sorga yang dituliskan oleh Tuhan, untuk umat Kristen Indonesia dan pintu sorga selain umat Israel. 12 pintu sorga yang dikisahkan dalam Bible, hanya dituliskan Tuhan untuk 12 suku Israel saja. Jadi bagaimana nasib pengikut-pengikut Yesus, di luar suku Israel yang tentu saja berharap masuk surga?

YESUS HANYA UNTUK ORANG ISRAEL

Alquran mengisahkan Yesus pernah berkata kepada kaumnya bani Israel : "Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu" (QS. Ash-Shaff' 61:6)

Seruan Yesus ini menegaskan bahwa Yesus diutus Allah SWT hanyalah untuk orang Israel saja. Yesus tidak pernah mengatakan: "Hai manusia", Aku diutus untuk seluruh manusia di dunia.

Ternyata pernyataan Alquran tersebut sama seperti didalam Bible, yaitu Yesus yang hanya memiliki umat dari orang-orang Israel saja, pengikut Yesus tidak ada satu pun yang berasal dari orang-orang non Israel.
perhatikan ayat ayat berikut : Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Matius 15:24

Bahkan Bible mengisahkan Yesus hanya mau mendo'akan orang-orang Israel saja, orang-orang yang diluar Israel Yesus tidak mau mendo'akannya:
"Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu" Yohanes 17:9

Yang dimaksud umat Yesus ialah orang-orang Israel saja, bukan orang Cina, bukan orang Amerika, dan bukan juga orang Indonesia, yang akan diselamatkan oleh Yesus. Yesus memang hanya untuk umat Israel saja.

HANYA 144.000 YANG MASUK SURGA DALAM BIBLE

Dalam Bible juga disebutkan bahwa Israel terbagi menjadi 12 suku: Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya. Kejadian 49:28

Dalam Bible disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :
Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Inilah nama kedua belas rasul itu:  Matius 10:2-4

Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-muridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan perhatikan pesan Yesus pada kedua belas suku itu:"Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Matius 10:5-6

Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :
sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Matius 19:28.

Yesus tidak pernah berkata menghakimi orang-orang Kristen Indonesia.
Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini. Menurut Bible, hanya 144.000 orang yang akan masuk surga :

Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

Dari 144.000 orang yang dijamin masuk surga tersebut adalah dari dua belas
Suku Israel yang masing-masing suku mendapat jatah 12.000.
dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan,
dari suku Ruben dua belas ribu,
dari suku Gad dua belas ribu,
dari suku Asyer dua belas ribu,
dari suku Naftali dua belas ribu,
dari suku Manasye dua belas ribu,
dari suku Simeon dua belas ribu,
dari suku Lewi dua belas ribu,
dari suku Isakhar dua belas ribu,
dari suku Zebulon dua belas ribu,
dari suku Yusuf dua belas ribu,
dari suku Benyamin dua belas ribu.
Wahyu 7:5-8

Dua belas suku Israel tersebut adalah definisi secara lahiriah, memang betul-betul orang Israel secara fisik, bukan Israel secara Rohani.
Jadi menurut ayat tersebut, orang-orang non Israel tidak ada jaminan masuk surga. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa pintu surga yang tersedia, sudah tertulis nama-nama suku Israel :

Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Wahyu 21:12-13

Untuk orang-orang non Israel, Amerika, Cina, Indonesia, dan lain sebagainya, Bible tidak menyebutkan adanya pintu surga bagi mereka.
Tentu untuk masuk surga, haruslah dengan dalil yang bersumber dari Tuhan yang menciptakan Sorga itu sendiri.

Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Kisah Para Rasul 13:23

Pertanyaannya, apakah selama ini pendeta mereka tidak pernah membaca atau mengkaji ayat tersebut? atau mungkin acuh, atau bahkan mereka menyembunyikannya?, karena takut membuat iman jemaatnya goyah dan terguncang?

Jumat, 02 Mei 2014

Yesus Tidak Beragama Kristen, Kenapa Umatnya Beragama Kristen?

Ditulis Oleh: Bobby Saiya, 23 Maret 2014 pukul 13:26

BOOK: H. Insan LS Mokoginta - Mustahil Kristen Bisa Menjawab (Mana Pengakuan Yesus Didalam Alkitab Bahwa Dia Beragama Kristen?)

"Mustahil Kristen Bisa Menjawab"

PERTANYAAN PERTAMA

Mana pengakuan Yesus di dalam Alkitab bahwa dia beragama Kristen?

Semua pengikut Yesus pasti mengakui bahwa mereka beragama Kristen. Tetapi apakah ada di antara mereka bisa membe­rikan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang tertulis di dalam Alkitab bahwa Yesus beragama Kristen?

Pertanyaan seperti itu tampak sepele atau main-main, padahal kami benar-benar serius dan akan menepati janji bila ada diantara umat Kristiani atau dari agama manapun yang bisa memberikan bukti berupa ayat-ayatnya yang tertulis dalam Alkitab tentang pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen.

Jika Yesus ternyata bukan beragama Kristen, lalu apa nama agama Yesus yang sebenarnya? Siapa saja yang bisa menun­jukkan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang benar-benar tertulis di dalam Alkitab (Bible), pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen, maka kami sediakan hadiah sebesar Rp. 10.000.000.- (sepuluh juta) tiap pertanyaan.

Banvak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen.

Tetapi Yesus sebenarnya beragama Nasrani.

Dan yang menamakan agama itu `Kristen' bukan Yesus, tetapi Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia. Perhatikan ayat-ayat Alkitab dibawah ini :

"Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Sauius; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang.

Di Antiokhia-lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.' (Kisah Para Rasul 11:23-26)

Ayat diatas membuktikan bahwa yang menamakan agama itu "Kristen' bukan Yesus. tetapi Barnabas dan Paulus.

Seumur hidupnya Yesus tidak pernah mengenal agama Kristen, sebab nama "Kristen" itu baru muncul jauh setelah Yesus diangkat kelangit.

Menurut data yang kami baca dalam beberapa buku yang ditulis oleh kalangan Kristen itu sendiri, diantara-nya dalam buku "Religions on File" Yesus wafat sekitar tahun 29 M (Masehi).

Semen­tara Paulus dan Barnabas memberi nama "Kristen" terhadap agama yang mereka bentuk, yaitu baru sekitar tahun 42 M. Ini berarti sekitar 13 tahun (42-29=13) setelah Yesus mati, baru muncul agama Kristen bentukan Barnabas dan Paulus.

Kesalahan Sejarah Dunia, Mengatakan Injil Sebagai Kitab Suci Agama Kristen


Ditulis oleh: Bobby saiya

Hanya orang yang tidak waras sajalah mengatakan Injil itu, kitab suci agama Kristen, sekalipun ia seorang Profesor ahli agama pun. Dunia telah mengalami kesalahan sejarah Kekristenan, hampir 2000 tahun yang lalu.

Jadi sebenarnya Kristen itu tidak memiliki kitab suci apapun juga, karena Kristen bukanlah agama yang berasal dari Allah.

Tetapi Kristen itu adalah agama yang berasal dari manusia, yaitu didirikan oleh Paulus, pada tahun 42 Masehi, di Anthiokhia, Asia Kecil, yang sekarang disebut Shuriah. Sedangkan Nasrani diturunkan Allah SWT kepada nabi Isa (Yesus) di Nazaret tahun 26 Masehi.

Kepada siapakah Allah akan mewahyukan firman-NYA? Sehingga agama Kristen memiliki kitab suci Injil? Ini adalah hal yang sangat tidak masuk akal sama sekali.

Tidak ada satu ayatpun didalam kitab Zabur, Taurat, Injil dan Alquran, bahwa Allah pernah mengutus nabinya untuk Agama Kristen. Bukankah ini bukti yang akurat dari kami?

Nabi Isa (Yesus) diutus Allah SWT, hanya untuk agama Nasrani, bukan untuk agama Kristen. Dan Injil hanya diberikan Allah SWT kepada nabi Isa (Yesus), bukan kepada Paulus.

Kesalahan yang sangat fatal dari ajaran Kristen adalah, mereka memasukkan ajaran Islam kedalam ajaran Kristen, yaitu tentang ajaran nabi dan rasul.

Banyak umat Kristen yang buta dengan sejarah Islam, mereka mengatakan Kristen adalah agama yang lebih tua dari pada Islam, ini adalah anggapan yang sangat salah besar.

Islam sudah ada sejak nabi Adam, dengan bukti Kakbah dibangun pertama kali oleh nabi Adam. Sejarah pembangunan Kakbah pertama kali ini berasal dari sejarah Israel sendiri, justru bukan dari umat Islam.

Terbukti tidak ada satu ayatpun, Allah pernah memfirmankan, Kristen adalah agama yang berasal dari Allah. baik didalam Zabur, Taurat, Injil dan Alquran.

Dan tidak ada satupun firman Tuhan, bahwa ada nabi yang diutus untuk agama kristen.

Dapatkah anda membuktikannya kepada kami? walaupun satu ayat saja? Percayalah, sampai kapanpun anda tidak akan pernah dapat membuktikannya.

Jumat, 14 Februari 2014

Injil Bukan kitab Suci Agama Kristen, Tetapi Kitab Suci Agama Nasrani 


Jadi sebenarnya Kristen itu tidak memiliki kitab suci apapun juga, karena Kristen termasuk agama berhala.
Didalam ajaran agama berhala tidak ada nabi dan rasul, jadi tidak mungkin Kristen memiliki kitab suci Injil, jadi kepada siapakah Allah akan mewahyukan firman-NYA? sehingga agama Kristen memiliki kitab suci Injil? Ini adalah hal yang sangat tidak masuk akal sama sekali

Nasrani adalah agama yang berasal dari Allah, yang mengajarkan ajaran tauhid, yaitu ajaran yang menyembah satu Tuhan saja, dan ajaran tauhid adalah termasuk ajaran Islam. Jadi Agama Nasrani itu termasuk agama Islam juga. Jadi agama nabi Isa yang sebenar adalah Islam. Karena sejarah telah membuktikan, semua agama nabi-nabi dan para rasul beragama Islam.

Sedangkan Kristen termasuk agama berhala, karena sejarah telahpun membuktikan bahwa Kristen memang berasal dari berbagai macam agama berhala, seperti ajaran berhala Pantheime dari kebudayaan Yunani, ajaran berhala Jepang, Mesir kuno, Hindu, Budha dan masih banyak agama berhala yang lainnya yang diambil ajarannya menjadi doktrin agama Kristen. Yang telah diakui juga oleh bapak-bapak gereja itu sendiri.

Kita juga bisa membuktikannya sendiri dari lambang-lambang yang dipakai didalam agama Kristen, sepeti salip, pohon natal dan lain sebagainya.

Sungguh Mengejutkan! Ternyata Ketuhanan Yesus Selama ini Hanya Sebagai Dewa Hesus dan Krishna

Niat Konstantin di Nicea adalah menciptakan tuhan yang sama sekali baru bagi kerajaannya untuk menyatukan
semua faksi agama di bawah satu dewa. Penatua diminta berdebat dan memutuskan siapa tuhan baru mereka. Delegasi berpendapat di antara mereka sendiri, mengungkap motif pribadi untuk pencantuman tulisan tertentu
yang mempromosikan sifat halus dari dewa khusus mereka sendiri. Sepanjang pertemuan, faksi-faksi terlibat perdebatan sengit, dan nama-nama dari 53 dewa diajukan untuk diskusi.

"Sampai sekarang, tidak ada Tuhan telah dipilih oleh dewan, dan sehingga mereka melakukan pemungutan suara (pemilu?) untuk menentukan hal itu ... Selama satu tahun dan lima bulan pemungutan suara berlangsung ..."
(Kitab Allah Eskra, terjemahan Prof SL MacGuire, Salisbury, 1922, Bab XLVIII, paragraf 36, 41).

Hingga akhirnya, Konstantinus kembali ke pertemuan dan menemukan para penatua tidak setuju pada dewa baru
tapi sudah melakukan pemungutan suara dalam daftar lima prospek:

             i.         Kaisar
           ii.         Krishna
          iii.         Mithra
          iv.         Horus
           v.         Zeus
(Historia Ecclesiastica, Eusebius, c. 325).

Konstantin adalah ruh yang berkuasa di Nicea dan akhirnya meputuskan dewa baru mereka. Untuk melibatkan
faksi Inggris, dia memutuskan nama dewa Druid besar, Hesus, akan bergabung dengan Dewa Juruselamat-Timur, Krishna (Krishna adalah bahasa Sansekerta bagi Kristus), dengan demikian Hesus Krishna menjadi nama resmi
dari dewa Romawi baru .

Pemungutan suara telah diambil dengan menunjukkan mayoritas (157 dari 161 suara) bahwa kedua dewa
menjadi satu Tuhan. Setelah ‘pengkafiran’ berlangsung lama, Constantine menggunakan pertemuan resmi
dan keputusan pendewaan Romawi untuk secara resmi mendewakan dua dewa sebagai satu, dan melakukannya dengan persetujuan demokratis.
Satu dewa baru diproklamasikan dan "resmi" diratifikasi Constantine (Acta Concilii Nicaeni, 1618). Itu adalah
murni tindakan politik pendewaan yang efektif dan resmi menempatkan Hesus dan Krishna di antara dewa-dewa Romawi sebagai salah satu komposit individu.

Bahwa abstraksi dipinjamkan keberadaan duniawi dengan doktrin digabung untuk agama baru

Kekaisaran, dan karena tidak ada huruf "J" dalam huruf sampai sekitar abad kesembilan, nama kemudian
berevolusi menjadi "Iesous Crhistos, ,Jesus Christ, dan Yesus Kristus."